internasional

Timur Tengah Memanas Usai Operasi Preemptive AS - Israel Targetkan Infrastruktur Strategis Iran

Minggu, 1 Maret 2026 | 13:10 WIB
Reaksi pasar energi global terlihat cepat setelah berita serangan Teheran memicu lonjakan harga minyak mentah dunia. (Dok. Kreasi Dola AI)

Perundingan Jenewa yang sempat memberi harapan diplomasi akhirnya runtuh setelah kedua pihak mempertahankan posisi strategis masing-masing.

Baca Juga: Aktivis Anti Korupsi Soroti Tata Batas Lahan Kompensasi PT BSI, Pemerintah Didesak Lakukan Audit Menyeluruh

Middle East Council on Global Affairs menilai kegagalan diplomasi meningkatkan probabilitas konflik terbuka yang sebelumnya hanya bersifat perang bayangan.

Potensi Dampak Ekonomi Dirasakan Negara Berkembang Termasuk Indonesia

Bank Dunia melalui situs resmi memperingatkan konflik energi global biasanya meningkatkan inflasi pangan dan biaya logistik negara berkembang.

CNBC International melaporkan harga minyak yang naik berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi global sepanjang 2026.

Baca Juga: Emas Banten Selalu Diperebutkan Dari Era Kesultanan Hingga Industri Tambang Modern Indonesia Saat Ini

Reuters menyebut maskapai penerbangan dan industri manufaktur menjadi sektor pertama yang merasakan tekanan biaya operasional

Bloomberg Intelligence menilai konflik berkepanjangan dapat memperlambat pemulihan ekonomi pascapandemi di Asia dan Eropa.

Financial Times mencatat pasar energi kini bergerak lebih dipengaruhi risiko geopolitik dibanding fundamental permintaan.****

Halaman:

Tags

Terkini