AGRO 24 JAM - Bisakah penerimaan pajak melonjak tanpa menaikkan tarif pajak di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih?
Apakah kebijakan menjaga likuiditas dan pengawasan pajak mampu menjadi formula baru memperkuat APBN Indonesia tahun 2026?
Penerimaan Pajak 2026 Tumbuh Tinggi Tanpa Kenaikan Tarif Baru
Pemerintah mencatat pertumbuhan penerimaan pajak yang kuat pada awal 2026 tanpa kebijakan kenaikan tarif baru.
Baca Juga: Viral Video Unboxing Bingkisan Open House Prabowo, Ini Isi Paket yang Diterima Warga dari Istana
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pertumbuhan tersebut menunjukkan efektivitas kebijakan fiskal yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi.
Realisasi penerimaan pajak mencapai Rp358 triliun hingga Februari 2026 atau tumbuh sekitar 30,4 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Kinerja ini memperkuat optimisme terhadap kesehatan fiskal Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Baca Juga: Evaluasi RKAB Batu Bara 2026, Fokus Keseimbangan Produksi Energi dan Optimalisasi Penerimaan Negara
Pengawasan Pajak Diperketat untuk Menutup Celah Kebocoran Penerimaan Negara
Pemerintah juga meningkatkan pengawasan praktik underinvoicing yang berpotensi mengurangi potensi penerimaan negara dari transaksi besar.
Langkah ini dilakukan melalui penguatan sistem pengawasan serta koordinasi lintas otoritas fiskal untuk meningkatkan transparansi transaksi.
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pengawasan tersebut menjadi bagian dari optimalisasi penerimaan tanpa menambah beban wajib pajak.
Baca Juga: Denada Tawarkan Ressa Rossano Tinggal Bersama Setelah Pertemuan Perdana yang Hangat di Jaksel
Kebijakan ini sejalan dengan agenda reformasi perpajakan yang telah berjalan beberapa tahun terakhir.
Wacana Penyesuaian Tarif PPN Masih Dikaji Secara Hati Hati
Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya membuka ruang evaluasi tarif PPN sesuai amanat Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Artikel Terkait
Simulasi Pemerintah Soal Dampak Perang Global, Harga Minyak, dan Defisit APBN yang Jadi Sorotan Investor
DPR Dorong Korporasi Sawit Asing Lebih Transparan, SIPEF Jadi Contoh Isu Investasi Global dan Ekonomi Nasional
Diplomasi Meja Makan Prabowo dan Megawati Jadi Sorotan, Apa Dampaknya Bagi Stabilitas Politik Indonesia
Penyiraman Aktivis KontraS Disebut Terorisme, Prabowo Perintahkan Aparat Bongkar Hingga Aktor Utama
Board of Peace Jadi Jalur Baru Diplomasi Indonesia untuk Palestina, Ini Strategi Luar Negeri Prabowo
Prabowo Buka Alasan Pangkas Anggaran Rutin, Fokus Program Prioritas Ekonomi dan Kesejahteraan
Kiprah Michael Bambang Hartono, Dari Krisis Djarum Hingga Sukses Bangun Korporasi Perbankan Digital
Papua Nugini Uji Coba 4 Hari Kerja untuk Efisiensi BBM dan Stabilitas Fiskal Negara Berkembang Modern
Dugaan Penggelapan Dana Jemaat Gereja Rp28 Miliar, Oknum BNI Kabur ke Australia Jadi Buronan Interpol
Tambang Emas Ilegal Sumut Digerebek, 17 Tersangka Ditangkap, Aparat Fokus Usut Aktor Intelektual Kasus PETI