internasional

Selat Hormuz Jadi Kunci Harga Energi Dunia Konflik Berkepanjangan Picu Lonjakan Biaya dan Industri

Kamis, 16 April 2026 | 12:05 WIB
Lonjakan harga minyak dunia dipicu konflik geopolitik di Timur Tengah yang semakin memanas. Menteri Energi AS Chris Wright. (Dok. Instagram @secretarywright)

Langkah Keamanan Militer Tambah Tekanan Pasar Energi Global

Amerika Serikat melalui CENTCOM menyatakan akan meningkatkan pengamanan kapal di kawasan Teluk sebagai respons terhadap eskalasi konflik.

Baca Juga: Minat 19 Korporasi Pada Lelang MT Arman 114 Tunjukkan Potensi Besar Sektor Migas Indonesia Saat Ini

Langkah ini diambil setelah upaya diplomatik tidak berhasil menghentikan ketegangan antara pihak-pihak yang terlibat.

Kebijakan tersebut memperkuat sentimen pasar bahwa risiko geopolitik masih tinggi dan berpotensi memperpanjang krisis energi.

Dampak Harga Minyak Tinggi Berisiko Tekan Ekonomi Dunia

Lonjakan harga minyak berdampak langsung pada biaya logistik, energi listrik, hingga harga bahan bakar di berbagai negara.

Baca Juga: Pertemuan Kremlin Ungkap Peluang Besar Kerja Sama Indonesia Rusia Di Sektor Strategis Global

Kondisi ini berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi global dan meningkatkan tekanan inflasi di banyak kawasan.

Situasi tersebut menjadikan perkembangan di Selat Hormuz sebagai indikator penting arah harga energi dalam jangka pendek.****

Halaman:

Tags

Terkini