AGRO 24 JAM - Apakah pasar saham Amerika Serikat kembali menemukan momentum setelah tekanan geopolitik mereda?
Apakah ini sinyal kuat bagi investor global untuk kembali meningkatkan eksposur risiko di tengah ketidakpastian ekonomi dunia?
BlackRock Naikkan Rekomendasi Saham AS Seiring Meredanya Risiko Geopolitik Global
BlackRock menaikkan pandangan terhadap saham Amerika Serikat dari netral menjadi overweight seiring meredanya dampak konflik dengan Iran dan tetap solidnya kinerja laba korporasi.
Baca Juga: Harga Pupuk dan Plastik Naik, Ekonomi Indonesia Hadapi Ancaman Inflasi Meski Tetap Tumbuh Stabil
Dalam laporan pasar terbaru yang dikutip Selasa (14/04/2026), korporasi tersebut menilai peluang gencatan senjata yang lebih stabil menjadi faktor utama yang mengurangi tekanan terhadap pasar global.
Langkah ini menandai perubahan sikap setelah sebelumnya BlackRock cenderung berhati-hati akibat eskalasi konflik di Timur Tengah yang sempat memicu volatilitas pasar.
Arus Perdagangan Selat Hormuz Kembali Lancar Dorong Optimisme Investor Global
BlackRock menyoroti mulai normalnya kembali arus perdagangan melalui Selat Hormuz sebagai indikator penting stabilisasi risiko geopolitik global.
Kondisi ini dinilai mampu menekan potensi gangguan pasokan energi yang sebelumnya menjadi kekhawatiran utama pelaku pasar internasional.
Selain itu, dampak makroekonomi dari konflik dinilai masih dalam batas terkendali sehingga tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi global secara signifikan.
Kinerja Laba Korporasi AS Tetap Solid dan Jadi Penopang Utama Pasar
Perusahaan dalam indeks S&P 500 diproyeksikan mencatat pertumbuhan laba sebesar 12,6 persen pada kuartal pertama 2026.
Angka tersebut bahkan berpotensi meningkat hingga 19 persen apabila tren kejutan laba positif terus berlanjut di berbagai sektor.
Kinerja ini menjadi fondasi utama bagi penguatan sentimen pasar saham Amerika Serikat di tengah ketidakpastian global.
Artikel Terkait
Distribusi Gizi Nasional Butuh Motor Listrik, Ini Penjelasan Pemerintah Soal Program MBG Terbaru
Isu Chaos Indonesia Beredar, Pemerintah Pastikan Kondisi Aman dan Stabil di Tengah Gejolak Global Energi Dunia
Pemerintah Bantah Isu Chaos Indonesia, Tegaskan Stabilitas Nasional Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Harga Minyak dan Inflasi Global Terancam Naik Ini Analisis CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon Terbaru
Setoran Triliunan Rupiah dari Penindakan Hutan Ilegal Perkuat Keuangan Negara dan APBN Indonesia
Harga Kedelai Terkini April 2026 Masih Aman Namun Risiko Impor Mengintai Industri Tahu Tempe Nasional
Harga Kedelai Nasional Masih Stabil Ini Strategi Pemerintah Menjaga Pengrajin Tahu Tempe Tetap Bertahan
Investor Global Minta Klarifikasi Ini Penjelasan Menkeu Purbaya Soal Kondisi Ekonomi Indonesia Terkini
Titiek Soeharto Rayakan Ulang Tahun Ke 67 di DPR Saat Prabowo Jalankan Diplomasi Internasional
Ekonomi Global Terancam Konflik Amerika Serikat - Iran, SBY Minta Negosiasi dan Kompromi Segera Dilakukan