ekonomi

Kematian Ali Khamenei dan Operasi Militer Iran Berpotensi Guncang Pasar Minyak Dunia Termasuk Indonesia

Senin, 2 Maret 2026 | 18:30 WIB
Jusuf Kalla menyampaikan peringatan serius terkait dampak konflik Iran terhadap harga minyak dunia dan potensi kelangkaan BBM di Indonesia dalam beberapa minggu ke depan. (Instagram.com @jusufkalla)

“Iran menyerang Kuwait, Qatar, dan Dubai karena ada pangkalan Amerika. Efeknya ke semua negara,” ujar JK di Jakarta, Minggu (01/03/2026).

Baca Juga: Klaim dan Bantahan Kematian Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia di Tengah Serangan Israel dan AS

Menurut JK, dampak awal mungkin belum terlihat tetapi tekanan ekonomi akan terasa dalam beberapa minggu.

Risiko Ketahanan Energi Indonesia Dalam Ketergantungan Impor Minyak Dunia

Indonesia sebagai negara net importer minyak sangat sensitif terhadap perubahan geopolitik Timur Tengah.

JK memperingatkan stok BBM nasional rata-rata hanya mencukupi sekitar tiga minggu jika suplai utama terganggu.

Baca Juga: Program Koperasi Desa Gunakan Kendaraan Impor, Kadin Ajak Pemerintah Perkuat Produksi Secara Bertahap

Ia menilai pemerintah perlu meningkatkan kewaspadaan apabila konflik berlangsung lebih dari satu bulan.

“Kita biasanya mengimpor minyak dari Timur Tengah karena kita kekurangan,” kata JK menegaskan risiko struktural energi nasional.

Diplomasi Indonesia dan Upaya Meredam Konflik Demi Stabilitas Dunia

Kementerian Luar Negeri (Kemelu) RI menyatakan Presiden Prabowo Subianto siap melakukan misi diplomatik ke Iran untuk membuka ruang dialog damai.

Baca Juga: Serangan Teheran Sabtu 28 Februari 2026 Guncang Politik Global dan Menguji Keamanan Timur Tengah

Langkah diplomasi Indonesia menegaskan posisi politik luar negeri bebas aktif dalam menjaga stabilitas kawasan.

Indonesia memiliki legitimasi moral sebagai mediator negara nonblok, stabilitas Timur Tengah berkaitan langsung dengan keamanan energi Asia termasuk Indonesia.

Pandangan Ekonom dan Lembaga Energi Global Tentang Dampak Konflik Berkepanjangan

International Energy Agency (IEA) mencatat konflik di wilayah Teluk Persia sering memicu lonjakan harga minyak dunia dan volatilitas pasar energi.

Baca Juga: Halmahera Arc dan Emas Maluku Utara Ungkap Sejarah Geologi Investasi Tambang dan Masa Depan Ekonomi

Kenaikan harga minyak berpotensi menekan inflasi dan fiskal negara berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini