AGRO 24 JAM - Apakah sistem perpajakan Indonesia sudah cukup adil bagi masyarakat produktif yang menopang ekonomi nasional?
Bisakah reformasi pajak meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi negara?
Momentum Reformasi Pajak untuk Memperkuat Kepercayaan Publik Nasional Indonesia
Dorongan reformasi sistem perpajakan kembali menguat setelah anggota DPR RI Firman Soebagyo menyoroti praktik pajak ganda yang dinilai merugikan masyarakat.
Baca Juga: Perubahan Status Tahanan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Ujian Kredibilitas KPK dalam Penegakan Hukum
Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (23/03/2026) dalam konteks meningkatnya kebutuhan pembaruan kebijakan fiskal yang adaptif terhadap kondisi ekonomi.
Firman Soebagyo, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, menilai kebijakan pajak harus mencerminkan prinsip keadilan sosial dalam pembangunan nasional.
Firman mengatakan, “Ini bukan hanya soal teknis perpajakan tetapi soal keadilan bagi masyarakat yang selama ini terbebani pungutan berlapis.”
Baca Juga: SPBU Perbatasan Slovakia Kosong Akibat Fuel Tourism, Pemerintah Batasi Liter BBM Kendaraan Asing
Ia menilai reformasi perpajakan merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonomi jangka panjang.
Pajak Berlapis Berpotensi Menurunkan Kepatuhan Wajib Pajak Secara Nasional
Firman menjelaskan praktik pajak ganda berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap sistem perpajakan yang berdampak pada kepatuhan masyarakat.
Ia menyebut ketidakpercayaan terhadap sistem fiskal dapat menghambat optimalisasi penerimaan negara dari sektor perpajakan.
Baca Juga: Dorong Konsumsi Tanpa Naikkan Pajak Buahkan Lonjakan Penerimaan Signifikan Tahun 2026 Ini
Firman mengatakan, “Kalau satu objek dikenakan pajak berulang maka ada yang keliru dan harus segera diperbaiki pemerintah.”
Ia menambahkan sistem perpajakan harus memberikan rasa keadilan agar masyarakat tetap memiliki motivasi memenuhi kewajiban pajak.
Artikel Terkait
Diplomasi Meja Makan Prabowo dan Megawati Jadi Sorotan, Apa Dampaknya Bagi Stabilitas Politik Indonesia
Penyiraman Aktivis KontraS Disebut Terorisme, Prabowo Perintahkan Aparat Bongkar Hingga Aktor Utama
Board of Peace Jadi Jalur Baru Diplomasi Indonesia untuk Palestina, Ini Strategi Luar Negeri Prabowo
Prabowo Buka Alasan Pangkas Anggaran Rutin, Fokus Program Prioritas Ekonomi dan Kesejahteraan
Kiprah Michael Bambang Hartono, Dari Krisis Djarum Hingga Sukses Bangun Korporasi Perbankan Digital
Papua Nugini Uji Coba 4 Hari Kerja untuk Efisiensi BBM dan Stabilitas Fiskal Negara Berkembang Modern
Dugaan Penggelapan Dana Jemaat Gereja Rp28 Miliar, Oknum BNI Kabur ke Australia Jadi Buronan Interpol
Tambang Emas Ilegal Sumut Digerebek, 17 Tersangka Ditangkap, Aparat Fokus Usut Aktor Intelektual Kasus PETI
Open House Prabowo Di Istana Negara Diserbu Warga, Ini Isi Bingkisan Lebaran yang Dibagikan Presiden
Pasokan Minyak Terganggu Slovakia Siapkan Skema Harga BBM Ganda untuk Kendaraan Asing dan Lokal